
i
tiba-tiba malam runtuh
menghempap mimpi rapuh
dan aku pun tatkala sedar
melihat dunia sedang nanar
ke mana lagi dapat kuberteduh
hujan sudah tahu membunuh
sama ada ini ilusi pudar
atau hanya fantasi hambar
aku sesungguhnya tahu
sedang bergantung dirapuh kayu
ii
dalam kelam malam suram
entah ada berapa seram
yang mula menggigit tiap ketakutan
kemanusiaan pun bergelimpangan
tiba-tiba malam tidak jadi runtuh
pabila hadir sang pendekar hitam
menongkat tiang kelam suram
bergembiralah sekalian pemimpi
sedang kebinatangan masih berterbangan
menjadi halimunan tatkala pagi
dan akan kembali menyeringai
menyembelih kemanusiaan lagi
HASMORA MASNURI
Taman Bukit Angkasa
26 Februari 2009

0 comments:
Post a Comment